Texas, negara bagian dengan sejarah panjang dalam hal minyak dan kebebasan, tampaknya bersiap untuk menambah satu “emas digital” ke dalam daftar aset strategisnya: Bitcoin. Dan kali ini bukan sekadar eksperimen lokal dari komunitas kripto di Austin, melainkan langkah konkret yang dirancang di level legislatif.
Pada tanggal 27 Mei, sebuah Komite Konferensi gabungan dari anggota DPR dan Senat negara bagian mengonfirmasi bahwa mereka telah mencapai konsensus soal draf final Senate Bill 21 (SB 21). Di media sosial, RUU ini mulai dijuluki sebagai Undang-Undang Cadangan Bitcoin Strategis Texas dan secara teknis, itu bukan sekadar nama keren.
Bitcoin Resmi, Tapi Hati-hati: Hanya yang Stabil dan Besar
Salah satu hal yang langsung menarik perhatian para pengamat aset digital adalah standar tinggi yang ditetapkan oleh DPR Texas untuk aset kripto yang bisa masuk ke dalam cadangan negara. Ini bukan ajang promosi altcoin atau token eksperimental.
Awalnya, Senat mengusulkan syarat kapitalisasi pasar minimum $500 miliar selama 12 bulan. Cukup berat. Tapi DPR menganggap itu belum cukup lama. Maka dalam versi final SB 21, periode kualifikasi diperpanjang menjadi 24 bulan berturut-turut. Artinya, pada dasarnya, hanya Bitcoin (dan kemungkinan besar Ethereum dalam skenario masa depan) yang lolos saringan ini. Koin meme dan token volatil silakan antre… di luar pagar.
Ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Texas sedang membidik kestabilan dan kredibilitas, bukan sekadar hype. Menurut salah satu penasihat legislatif yang tak disebutkan namanya, pendekatan ini adalah upaya untuk “melindungi pembayar pajak dari spekulasi berlebihan,” sekaligus menjaga agar aset digital tidak dijadikan bahan mainan politik di kemudian hari.
Tak Ada Staking, Tak Ada Drama
Satu catatan penting lainnya dan cukup mengejutkan untuk komunitas DeFi—adalah penghapusan klausul staking dari RUU tersebut. Versi DPR awalnya memungkinkan Pengawas Keuangan Texas untuk ikut serta dalam staking aset digital demi mendapatkan hasil pasif. Tapi ini ditolak dalam draf final.
Akibatnya, semua aset digital yang dimiliki Texas nanti akan disimpan secara pasif. Tidak akan ada partisipasi aktif dalam mekanisme konsensus, tidak ada yield farming, tidak ada peluang rug pull atau slashing.
Ini sempat memicu frustrasi di kalangan pendukung proof-of-stake, yang menilai langkah ini “terlalu hati-hati.” Tapi bagi pengambil kebijakan Texas, justru itu intinya: being cautious is being smart — setidaknya saat bermain dengan dana publik.
Texas Menyusun Infrastruktur Cadangan dengan Serius
RUU SB 21 memberikan wewenang pada Pengawas Keuangan Texas untuk bermitra dengan pihak eksternal dalam mengelola aset digital. Mitra ini tidak sembarangan. Yang bisa diajak kerja sama hanyalah:
- Kustodian bersertifikasi dengan infrastruktur penyimpanan aman (bisa jadi kita bicara soal cold storage tingkat militer),
- Penyedia likuiditas untuk urusan pembelian,
- Dan yang paling penting akuntan publik independen untuk audit berkala.
Poin terakhir ini krusial. Jika benar-benar dilaksanakan, ini bisa menjadi salah satu cadangan digital publik paling transparan di dunia.
Oh ya, Texas juga memperbolehkan penggunaan derivatif, tetapi hanya jika dinilai bisa melindungi atau menguntungkan dana. Ini sinyal bahwa instrumen keuangan canggih tetap terbuka, tapi di bawah pengawasan ketat.
Komite Penasihat dan Laporan Rutin
RUU tersebut membentuk satu badan penting lain: Komite Penasihat Cadangan Bitcoin Strategis Texas. Anggotanya lima orang—dan tugas mereka bukan main-main. Mereka akan memberi panduan soal penilaian aset, metode manajemen risiko, dan strategi investasi.
Pengawas Keuangan Texas juga diwajibkan untuk menerbitkan laporan keuangan rinci setiap dua tahun, dengan update berkala setiap tanggal 31 Desember pada tahun genap.
Transparansi ini dirancang bukan hanya untuk memenuhi aturan, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik bahwa negara tidak sedang berjudi dengan aset kripto.
Texas Siap Bentuk Cadangan Bitcoin Resmi
Dengan dukungan yang makin menguat, dilansir dari laman capitol.texas.gov/tlodocs Texas Strategic Bitcoin…
Apa Artinya Ini Semua?
Kita belum tahu apakah Texas akan menjadi pelopor tren nasional atau hanya eksperimen satu negara bagian. Namun, jika SB 21 disahkan sepenuhnya—dan semua indikasi saat ini menunjuk ke arah sana—ini akan menjadikan Texas sebagai pemerintah sub-nasional pertama di dunia yang menyusun dan mengelola cadangan Bitcoin formal secara sah.
Gubernur Greg Abbott belum merilis pernyataan resmi, tapi sinyal-sinyalnya di media sosial selama beberapa minggu terakhir tampak mengarah ke dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Dia bukan pendatang baru dalam ekosistem Bitcoin—beberapa acara blockchain besar diadakan dengan dukungan negara selama masa jabatannya.
Belum Ada Anggaran? Belum Tentu Masalah
Menariknya, Komite Konferensi menyatakan bahwa dampak fiskal dari RUU ini belum bisa dihitung. Mereka belum menetapkan berapa alokasi awal yang akan disiapkan dan belum jelas seberapa banyak Bitcoin (atau aset lain) yang akan dibeli.
Tapi di dunia kripto, ketidakpastian bukan hal aneh. Justru fleksibilitas itu yang sering kali menjadi kekuatan. Dan kalau Texas bisa membuktikan bahwa sebuah negara bagian bisa menyimpan, melaporkan, dan mengelola aset digital secara bertanggung jawab bisa jadi, ini bukan akhir, tapi awal dari cerita panjang Bitcoin di ranah pemerintahan.
Coinbiograph.com akan terus mengikuti perkembangan ini. Satu hal pasti dunia sedang memperhatikan, dan Texas sedang membuat sejarah.